Living Without Cover

Going Deeper, God's Words, 09 May 2019
Your authenticity should be able to be seen, heard and felt.

Seseorang yang otentik adalah seseorang yang di depan maupun di belakang publik berlaku, bertindak, dan berkata sama. Seseorang yang merelakan gambar diri yang diinginkan dan menerima siapa dirinya yang sesungguhnya. Seseorang yang menerima dirinya yang rusak, tidak sempurna, dan tidak berusaha menutupinya. 


Tetapi seringkali tuntutan sosial membuat kita ingin menjadi orang lain agar bisa diterima dengan baik. Tidak jarang, kita merelakan nilai-nilai kebenaran agar menjadi serupa dengan dunia dan bisa diterima. Contoh sederhana, agar tidak dianggap sok suci, tidak dianggap pelit atau sok pintar supaya teman-teman menyukai kita, pada saat ujian, kita mau memberikan contekan. Mungkin kita juga ikut bergosip supaya tidak ketinggalan dengan apa yang terjadi di sekitar kita. Atau mungkin juga, kita ikut mem-bully atau mengucilkan orang yang dianggap 'aneh' agar kita tidak ikut-ikutan dibilang aneh dan dikucilkan. Contoh lain, kita membiarkan orang lain melakukan hal yang tidak benar bahkan tidak menegur atau melaporkan  tindakan tersebut ke pihak yang lebih berwenang.


Apakah itu yang Tuhan mau dari kita? Apakah itu yang dinamakan hidup secara otentik sebagai anak-anak Allah? Apakah sebuah status sosial, akan membuat kita merasa senang dan merasa utuh? 


Efesus 4:22-24 mengatakan bahwa bagi kita yang sudah mengaku percaya dan menerima Yesus di dalam hati kita, seharusnya kita menanggalkan manusia lama dan mengenakan manusia baru kita. Ayat tersebut tidak mengatakan 'kenakan manusia baru di depan sesama anak-anak Allah' atau 'kenakan manusia baru saat situasinya cocok'. Berarti, Allah menghendaki kita untuk benar-benar menanggalkan manusia lama dan membuangnya, kemudian mengenakan manusia baru seterusnya secara keseluruhan. 


Lalu mengapa kita harus hidup secara otentik? Karena melalui hidup yang otentik di dalam Kristus itulah, kita bisa memuliakan Allah, supaya orang-orang di sekitar kita bisa melihat dan mengenal Kristus. Kita pun bisa menjalankan amanat agung dari Allah (Matius 28:18-20)


Namun, menjadi pribadi otentik tidaklah mudah. Apa yang bisa membantu kita untuk menjadi pribadi yang otentik?


 


1. Be Vulnerable
Akui ketidaksempurnaan, kesalahan, dan kehancuran kita, terutama kepada Yesus. Hanya oleh karya penebusan dari Yesus lah kita bisa disempurnakan. Orang-orang lain pun jadi bisa melihat bahwa kita bisa hancur, kita tidak sempurna, tetapi kita bertransformasi menjadi lebih baik di dalam Kristus.


2. Embrace It 
Perjalanan hidup kita tidak akan mudah. Banyak cobaan, banyak godaan. Banyak orang-orang di dalam hidup kita yang juga mungkin tidak berjalan di jalan  yang sama dengan kita dan menjadi 'pengganggu'. Terimalah semua itu dengan lapang dada dengan mengandalkan Tuhan. Jangan sampai hal tersebut membuat kita berhenti berjalan dalam iman dalam perjalanan hidup kita, mengambil langkah-langkah yang benar dan sesuai kehendak Allah.


3. Follow Jesus 
Kepercayaan kita adalah seperti cerita yang kita ceritakan kepada diri kita sendiri dan sangat berpengaruh pada hidup kita. Maka mengikut Kristus, menjadikan Dia pusat dari hidup kita, menjadikan Dia contoh dan panutan mengenai bagimana seharusnya kita hidup akan sangat menolong kita untuk bisa memiliki hidup yang otentik.


4. Be Sincere 
Jadilah pribadi yang tulus, yang melakukan semua dari hati dan dengan kerelaan


Go and live authentic, imperfect, messy lives in this broken world so others may see Jesus redeeming and transforming your life into His image. Your authenticity should be able to be seen, heard and felt. 

LATEST POST

 

*in collaboration with Olivia Elena HakimSepanjang tahun 2016-2019, kita kerap membaca berita t...
by Ari Setiawan | 18 Sep 2019

Sebagian besar di antara kita menginginkan bisa berada di tempat yang kita inginkan atau kita impika...
by Aditya Seto Nugroho | 18 Sep 2019

Hai Gereja, bagaimana kabarnya? Kulihat wajahmu semakin banyak rupa Masihkah engkau setia membawa su...
by radith trinanda | 18 Sep 2019

Want to Submit an Article

Untuk menjadi bagian dari gerakan generasi
muda Kristen Indonesia. Kirimkan karyamu ke:

[email protected]

READ OTHER