FYP GAK, NIH???

Going Deeper, God's Words, 08 April 2021
"Duhh, belum fyp nih..." "Cieee kmrn videonya fyp." "Video lu muncul di fyp gw nih!"

Siapa sih yang enggak kenal Tik-Tok??? Sempat dipandang sebelah mata di kalangan muda Indonesia, sejak tahun 2020 aplikasi ini sudah naik daun sampai jadi poros sosial media baru-baru ini. Bagaimana tidak? Twitter isinya Tik-Tok, Facebook isinya Tik-Tok, Youtube isinya Tik-Tok, Instagram isinya Tik-Tok, TV isinya Tik-Tok, bahkan artikel ini pun lagi bahas Tik-Tok. Tik-Tok sudah viral banget nih saat ini, namun Ignite People... untuk jadi viral di Tik-Tok itu ada syaratnya loh, yakni video kamu harus FYP. Apa sih FYP itu?

Arti FYP di TikTok ini berasal dari kalimat For Your Page, yang merujuk pada kolom “For You” di Beranda TikTok. Saat pertama kali membuka aplikasi, biasanya kita akan disajikan dengan video-video yang berada pada kolom FYP. Tidak semua video kamu bisa masuk di FYP, karena biasanya yang masuk sebagai FYP adalah konten yang banyak mendapatkan likes dan views. Tak jarang pengguna TikTok juga berlomba-lomba agar videonya bisa masuk di kolom FYP ini.



Dari FYP muncul banyak seleb-seleb baru di dunia maya, mereka biasa disebut “selebtok”. Ada yang memiliki konten edukatif, hingga konten-konten cringe. Tak jarang video-video di kolom FYP ini berisi konten yang kurang pantas (kendati segera di take down oleh pihak Tik-Tok). Kenapa sih konten Tik-Tok nano nano? Kalau sudah buat konten dan nggak masuk FYP rasanya kecewa sekali, disinilah fenomena ini muncul, Konten creator harus otentis sekaligus inovatif dalam membuat konten mereka, sampai melakukan segala sesuatu agar masuk FYP. 

Lalu apa yang dapat kita pelajari dari fenomena ini? 

Pelajaran yang pertama adalah keegoisan diri. Ya teman-teman, saking pengennya masuk kolom FYP dan menjadi viral, orang-orang mulai egois dengan diri sendiri. Mulai konten yang merugikan orang lain, sampai konten yang merugikan diri sendiri (menggunakan baju minim atau buka aib sendiri). Terkadang kita tidak sadar tuh, bahwasannya menjadi terkenal bukan selalu hal yang kita kejar. 


Adakah kami mulai lagi memuji diri kami? Atau perlukah kami seperti orang-orang lain menunjukkan suatu pujian kepada kamu atau dari kamu?
-2 Korintus 3:1

Kalimat ini merupakan sindiran dari penulis kitab untuk jemaat di Korintus, karena mulai muncul tuh beberapa umat yang mulai merasa dirinya lebih besar dari orang lain hanya karena lebih memiliki pengaruh/dampak. Nah berarti kita tidak boleh main sosmed dan jadi selebgram atau selebtok dong? Untuk menjawab pertanyaan ini, mari kita masuk ke pelajaran kedua. Teman-teman, sebagai seorang Kristeners (aseekkk), masuk ke dalam kolom FYP itu bukan suatu hal yang sulit loh. Lah, kok? Tentu saja, jika FYP kita pahami sebagai sebuah momen di mana “konten” kita menjadi suatu hal yang terbuka dan dapat dilihat setiap orang, sejak dari semula orang-orang Kristen sudah berada dalam situasi ini. 

Kamu adalah surat pujian kami yang tertulis dalam hati kami dan yang dikenal dan yang dapat dibaca oleh semua orang.Karena telah ternyata, bahwa kamu adalah surat Kristus, yang ditulis oleh pelayanan kami, ditulis bukan dengan tinta, tetapi dengan Roh dari Allah yang hidup, bukan pada loh-loh batu, melainkan pada loh-loh daging, yaitu di dalam hati manusia. 

2 Korintus 3:2-3



Kalau merujuk dari surat yang dituliskan kepada jemaat di Korintus, dari semula kita udah FYP teman-teman. Bahkan bukan hanya masuk ke dalam kolom beberapa orang kita adalah konten “yang dikenal dan yang dapat dibaca semua orang”. Dari kesadaran ini maka dapat kita pahami, bahwasannya tiap hal yang kita perbuat itu adalah konten dari akun yang Allah sendiri miliki. Jika Allah adalah kolom akun dalam Tik-Tok, kita adalah konten-konten yang sudah Allah hadirkan. 

Menjadi selebgram atau selebtok bukan suatu hal yang dilarang kok, namun sudah siap dan sadarkah kita bahwa kita adalah konten Allah? Apakah kamu salah satu konten edukatif? Apakah kita adalah konten yang inspiratif? Atau jangan-jangan kita adalah konten yang cringe? SELAMAT YA UDAH FYP!!!

By the Way Ignite udah hadir di Tik-Tok nih jangan lupa follow yaa @ignite.gki

Sekalian nitip Tik-Tok penulis @sans.nug :))

JBU ^^

LATEST POST

 

SAAT GEREJA “DILARANG” MENGURUSI POLITIKKetika menemukan berita Persekutuan Gereja-Gerej...
by Christan Reksa | 13 Jun 2021

            Di dalam buku nyanyian Kidung Jemaat pada nomor 26 terdapa...
by Christyana Elizabeth Huwae | 13 Jun 2021

Ada orang yang habiskan seumur hidupnyahanya untuk berbuat baik.Lalu khilaf satu kali dan berbuat ke...
by Primaridiana Pradiptasari | 13 Jun 2021

Want to Submit an Article

Untuk menjadi bagian dari gerakan generasi
muda Kristen Indonesia. Kirimkan karyamu ke:

[email protected]

READ OTHER