Pembelajaran Hidupku dari Pujian "Ya Tuhan, Tiap Jam"

Best Regards, Live Through This, 05 May 2020
Jangan pernah meninggalkan Tuhan dan jangan pernah kecewain Tuhan

Ya Tuhan, tiap jam 'ku memerlukanMu,
Engkaulah yang memb'ri sejahtera penuh.
Setiap jam, ya Tuhan, Dikau kuperlukan;
'ku datang, Jurus'lamat, berkatilah!

Ya Tuhan, tiap jam dampingi hambaMu;
jikalau Kau dekat, enyah penggodaku.
Setiap jam, ya Tuhan, Dikau kuperlukan;
'ku datang, Jurus'lamat, berkatilah!


Sepertinya lirik lagu yang di atas sudah tidak asing lagi untuk kita dengarkan. Lirik "Ya Tuhan, Tiap Jam" mungkin tidak asing bagi sebagian besar Ignite People. Kita mungkin kerap mendengarkan, bahkan turut menaikkan pujian ini dalam peribadatan maupun keseharian kita.

Jujur, aku engga tahu kenapa bisa secara tiba-tiba aku membuat sebuah artikel ini. Aku membuat artikel ini karena aku terinspirasi oleh youtube channel YMC GKI, ketika mereka membicarakan tentang lagu hymn. Mereka membagikan pendapat satu sama yang lain tentang judul lagu tersebut, aku pun menjadi ingin membuatkan sebuah cerita versi diriku sendiri. Semoga ini dapat memberkati Ignite People.

Dari liriknya saja, sudah mengartikan bahwa kita benar-benar memerlukan Tuhan di setiap jam, dan bahkan setiap detik yang kita lakukan di manapun dan kapanpun. Di saat kita sedang makan, beraktivitas di rumah seperti saat inipun aku memerlukan Tuhan. Bagi Ignite People yang berstatus sebagai pelajar yang sedang sibuk mengerjakan tugas maupun yang berkarya dalam kerja serta mengurus keluarga, sudah pasti butuh banget pertolongan Tuhan agar diberi kemampuan, kekuatan untuk berpikir serta melaksanakan berbagai hal.

Aku merasakannya sih ketika aku sedang ujian. Ketika ujian, aku sudah 'ora et labora' yang artinya berdoa sambil bekerja. Secara logis, pasti dong kita tidak mungkin hanya berdoa kepada Tuhan, tapi yang pasti kita harus sambil berusaha. Well, dengan cara kita terus berlatih supaya ketika kita mengerjakan ujian tersebut kita bisa mengerjakannya dengan baik. Dan tentunya kita butuh konsentrasi banget dong ketika kita sedang melaksanakan ujian tersebut. 

Ketika hari H ujian, aku mengerjakannya dengan penuh semangat. Kok sampai begitu semangatnya aku mengerjakan itu? Iyaa, karena aku kan sudah belajar di rumah sekeras-kerasnya supaya aku bisa mendapatkan hasil yang terbaik dan aku meminta penyertaan Tuhan lewat doa.

Dan memang betul, ketika mendapatkan pengumuman dan hasilnya, aku melihat dan terperangah, woowww! Puji Tuhan nilai-nilaiku bagus semua. Tentu aku mengucap syukur kepada Tuhan karena Dialah yang terus memimpin langkahku selama ini. "Terima kasih Tuhan." kataku bersyukur.

Jadi, yang ingin aku sampaikan kepada Ignite P

eople adalah jangan pernah meninggalkan Tuhan dan jangan pernah kecewain Tuhan. Karena Tuhan masih tetap sayang dan setia kepada kita semua. Tuhan tidak pernah mengecewakan kita, maka kita juga jangan pernah mengecewakan Tuhan.

Seperti kata Alkitab 

Apa pun juga yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia. (Kolose 3 : 23)

Kiranya dapat memberkati saudara-saudari sekalian, Tuhan memberkati.


LATEST POST

 

"Kala kucari damaihanya kudapat dalam Yesuskala kucari ketenanganhanya kutemui di dalam Yesusta...
by Grifith Mercia | 25 Nov 2020

Kalau saja namanya bisa ditukar dan menjadi keadaan ibunya, Gia akan senang hati menukarnya walau mu...
by Surya Hadi | 25 Nov 2020

Pagi itu, aku hendak berangkat ke gereja dan melihat ada yang berbeda dari helm papaku. Ada stiker b...
by Emmanuela Angela | 25 Nov 2020

Want to Submit an Article

Untuk menjadi bagian dari gerakan generasi
muda Kristen Indonesia. Kirimkan karyamu ke:

[email protected]

READ OTHER