Makna Paskah bagi Kita

Best Regards, Live Through This, 11 April 2020
“Melainkan dengan darah yang mahal, yaitu darah Kristus yang sama seperti darah anak domba yang tak bernoda dan tak bercacat.” – (1 Petrus 1:19)

Perayaan Paskah seringkali kalah “bergema” dengan perayaan Natal di bulan Desember. Namun, kita harus sadar bahwa perayaan terpenting dalam kehidupan kekristenan adalah tentang bagaimana Tuhan Yesus telah mengorbankan diri-NYA di kayu salib untuk menebus dosa umat manusia. 


Karya penebusan Tuhan Yesus bagi kita semua tercermin selama Dia hidup dengan segala mujizat dan kasih yang selalu kita harus alami dalam kehidupan rohani kita. Bagi kita, Paskah merupakan wujud dari refleksi kita di mana Tuhan Yesus memampukan kita untuk memahami arti keselamatan untuk kita umat-NYA. Keselamatan yang diperoleh bukan murahan, tetapi keselamatan yang kita dapat sudah dibayar lunas dengan darah yang mahal.


“Melainkan dengan darah yang mahal, yaitu darah Kristus yang sama seperti darah anak domba yang tak bernoda dan tak bercacat.” 
 (1 Petrus 1:19)


Oleh karena itu, sebagai umat-NYA, kita perlu memahami pengorbanan Kristus lebih dalam. Tidak  sembarangan kita dipilih Tuhan. Dalam ayat Alkitab di 1 Yohanes 4:19 “Kita mengasihi, karena Allah lebih dahulu mengasihi kita.” Tuhan  sangat mengasihi kita dalam setiap perkara apa. Ia mau kita dekat dengan-Nya di setiap pergumulan hidup. Karena itu, makna Paskah tidak pernah dapat dipisahkan dengan kasih Bapa kepada kita. 

Melalui perayaan Paskah, kita disadarkan benar bahwa setiap manusia tidak akan pernah  bisa mengandalkan kekuatannya sendiri. Kita beroleh berkat dan kasih karunia itu hanya karena kebaikan Tuhan. Seperti Rasul Paulus pernah mengatakan kepada jemaat di Roma,


Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah – (Roma 8:28)






Tertulis dengan jelas bahwa semua yang mengasihi DIA terpanggil sesuai dengan rencana Allah. Memang kita tidak akan pernah tahu rencana Allah, tapi hendaklah kita mengucap syukur dalam segala hal atas yang telah DIA lakukan dalam kehidupan kita. 



Tuhan mau kita melihat diri kita bahwa kita begitu berharga di mata Tuhan



Tentu, setiap dari kita menghargai masa Paskah yang artinya kita harus bertekun dalam pengajaran Sang Imanuel. Kasih Allah sungguh besar di dalam kehidupan kita. Mengapa kita tidak rindu untuk selalu datang kepadanya?


Kerinduan kita yang besar kepada Tuhan adalah bentuk fokus kita kepada Tuhan. Fokus kita saat ini adalah terus berelasi dengan Tuhan untuk semakin akrab dan intim di dalam kehidupan kekristenan kita sehari-hari. Pertanyaannya…maukah kita terus dekat dengan Tuhan bukan hanya dalam perayaan Paskah, terlebih dalam kehidupan sehari-hari?



LATEST POST

 

SAAT GEREJA “DILARANG” MENGURUSI POLITIKKetika menemukan berita Persekutuan Gereja-Gerej...
by Christan Reksa | 13 Jun 2021

            Di dalam buku nyanyian Kidung Jemaat pada nomor 26 terdapa...
by Christyana Elizabeth Huwae | 13 Jun 2021

Ada orang yang habiskan seumur hidupnyahanya untuk berbuat baik.Lalu khilaf satu kali dan berbuat ke...
by Primaridiana Pradiptasari | 13 Jun 2021

Want to Submit an Article

Untuk menjadi bagian dari gerakan generasi
muda Kristen Indonesia. Kirimkan karyamu ke:

[email protected]

READ OTHER