Putus - Kepada Kita yang Bersama-sama Meratap

Art, The Works, 17 March 2020
Kita tetap berteman, ya?

Kepadamu yang saat ini sedang bimbang,
rasanya tidak mudah ya, untuk mengakhiri sebuah kisah yang telah dirajut bersama.


Tapi jika sedari awal kamu sudah menyadari ketidakcocokan yang tidak bisa dihilangkan,
apakah kamu masih mau tetap bertahan hanya demi sebuah “loyalitas”?

Kepadamu yang saat ini sedang meratap karena sebuah perpisahan,
it’s okay to be not okay for a while.


Karena dalam ratapmu, mungkin justru di situlah Tuhan sedang menantimu dengan senyuman lembut, lalu berbisik, “Kemarilah, anak-Ku. Aku ada bersamamu.”


Puaskanlah kesedihanmu, Teman; penuhilah hatimu dengan kasih Tuhan yang “tidak terukur panjang, lebar, tinggi, dan dalamnya itu”.


Nanti, kalau kamu sudah pulih, siapkanlah dirimu untuk membuka lembaran baru bersama yang terkasih, dengan Tuhan sebagai teman seperjalanan kalian.


Dan kepada kalian yang telah menjadi telinga dan hati yang penuh empati, terima kasih;
karena melalui kalian, aku merasakan betapa hangatnya pelukan Tuhan untukku dalam masa sulit ini.


Terakhir, untuk “dia” yang pernah merajut kisah bersamaku,
terima kasih karena telah bersedia menemaniku selama ini.


Meskipun kadang-kadang aku masih ingin tahu bagaimana keadaanmu,
tapi aku percaya bahwa tangan Tuhan tidak pernah melepaskanmu.


Kita tetap berteman, ya?

LATEST POST

 

Sepanjang jantung berdetak, rasa itu memang akan senantiasa ada.Dan tidak akan pernah bisa kulupakan...
by A.Z. Myra Johanna P. | 05 Sep 2021

Membaca tema diatas, mungkin membuatmu “terusik”. Apalagi ketika kita membahas issue&nbs...
by Richard Lecourtbushe Bogar | 05 Sep 2021

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), berhenti berarti "tidak bergerak, tidak berjalan, ti...
by Yessica Anggi | 29 Aug 2021

Want to Submit an Article

Untuk menjadi bagian dari gerakan generasi
muda Kristen Indonesia. Kirimkan karyamu ke:

[email protected]

READ OTHER