Ratap Sang Bumi

Art, The Works, 01 July 2019
Tidakkah kau dengar?

Tidakkah kau dengar?

Bumi meratap

Menjerit kesakitan

Menangis penuh amarah

Pilu


Bumi sudah berikan segala miliknya

Lalu apa balas yang didapat?

Diperlakukan semena-mena

Tanpa cinta


Lihatlah...

Tanah yang kau jejaki

Langit yang menaungimu

Laut yang kau selami

Dan gunung yang kau daki


Jangan biarkan bumi yang indah

Hanya tinggal cerita


Perlakukan dengan cinta Pemberian-Nya

Agar bumi tak lagi pilu


Ratap Sang Bumi


 

RELATED TOPIC

LATEST POST

 

Musa dan Yohanes merupakan penulis kitab pertama dan terakhir dalam Alkitab. Maka akan sangat menari...
by Jeffry Immanuel | 24 May 2024

Ethan Winters dan Mia baru saja memulai hidup barunya yang tentram dan damai bersama Rosemary, bayi...
by Olyvia Hulda | 23 May 2024

Respons terhadap Progresive ChristianityIstilah progresive Christianity terdengar belakangan ini. Ha...
by Immanuel Elson | 19 May 2024

Want to Submit an Article

Untuk menjadi bagian dari gerakan generasi
muda Kristen Indonesia. Kirimkan karyamu ke:

[email protected]

READ OTHER