Wise Man Said...

, What's Next, 13 June 2023
Wise man said, "Only fools rush in." - "Can't Help Falling Love with You" (Elvis Presley)

Hayo, siapa yang baca quote di atas dengan bernada?   Ya, quote tersebut berasal dari lirik "Can't Help Falling Love" yang diciptakan oleh Elvis Presley. Namun, tahukah Ignite People dari mana asal ungkapan "only fools rush in" (hanya orang bodoh yang terburu-buru melangkah)?


Salah satu sumber menyebutkan bahwa ungkapan tersebut berasal dari puisi karya Alexander Pope yang berjudul An Essay on Criticism. Berikut puisinya:


Such shameless Bards we have; and yet 'tis true,

There are as mad, abandon'd Criticks too.

The Bookful Blockhead, ignorantly read,

With Loads of Learned Lumber in his Head,

With his own Tongue still edifies his Ears,

And always List'ning to Himself appears.

All Books he reads, and all he reads assails,

From Dryden's Fables down to Durfey's Tales.

With him, most Authors steal their Works, or buy;

Garth did not write his own Dispensary.

Name a new Play, and he's the Poet's Friend,

Nay show'd his Faults - but when wou'd Poets mend?

No Place so Sacred from such Fops is barr'd,

Nor is Paul's Church more safe than Paul's Church-yard:

Nay, fly to Altars; there they'll talk you dead;

For Fools rush in where Angels fear to tread.


For Fools rush in where Angels fear to tread.

Hanya Orang-Orang Bodoh yang terburu-buru melangkah menuju tempat yang ditakuti Para Malaikat.


Photo by Alex Shute on Unsplash

Mungkin kita pernah berpikir bahwa orang-orang bodoh justru adalah mereka yang berani mengambil risiko besar untuk melakukan sesuatu, sehingga jadi ciut karena kita tidaklah seberani mereka. Sayangnya, yang sering kali terjadi malah sebaliknya: kebodohan berbanding lurus dengan konsekuensi fatal yang tidak diperhitungkan. Tidak heran kalau penulis Amsal berulang kali menegaskan perbedaan antara orang bodoh dan orang bijak. Di antaranya adalah...



Takut akan Tuhan adalah permulaan pengetahuan,

tetapi orang bodoh menghina hikmat dan didikan. - Amsal 1:7 (TB1)


Siapa bergaul dengan orang bijak menjadi bijak,

tetapi siapa berteman dengan orang bebal menjadi malang. - Amsal 13:20 (TB1)


Pencemooh mengacaukan kota,

tetapi orang bijak meredakan amarah. - Amsal 29:8


Penulis Amsal mengingatkan kita bahwa sumber segala hikmat (yang disebut sebagai "pengetahuan") adalah dengan memiliki hati yang "takut akan Tuhan". Tidak berhenti di sana, mereka yang dianugerahi hikmat tersebut dipanggil untuk menghidupinya dalam kehidupan masing-masing—dengan segala keunikan aspek yang ada. Namun, menjalani hidup dengan hikmat Tuhan tidaklah semudah yang kita baca di atas.


Mari ambil contoh dalam pemakaian media sosial. Berapa banyak di antara kita yang bergumul untuk menghadapi orang-orang yang memberikan komentar negatif (bahkan menjatuhkan) untuk penulis atau content creator (mungkin kita salah satunya) yang sudah berusaha memberikan edukasi terbaik bagi warganet? Berapa banyak di antara kita yang juga bergumul dalam mengendalikan emosi, tetapi akhirnya kita membagikannya secara terang-terangan di Instagram/Whatsapp/Facebook Story dan orang lain jadi bisa membacanya? Walaupun telah mengklaim ada hikmat Tuhan yang berkuasa, ada kalanya kita pernah gagal mencerminkan kehadiran-Nya ketika "tantangan" seperti di atas seolah-olah berhasil menaklukkan kita.


Jika demikian, apakah kita adalah Orang-Orang Bodoh itu?

Apakah ada harapan bagi kita untuk bisa menikmati kehidupan penuh hikmat Tuhan?


Kami mengajak Ignite People untuk bersama-sama merenungkan pertanyaan ini, dan membagikan pengalaman dalam berjuang hidup di dalam hikmat Tuhan. Karya yang dikirimkan dapat berupa artikel, cerpen, puisi, pendalaman Alkitab, maupun untuk segmen People of GKI yang Ignite People kenal telah menginspirasi dalam pergumulan ini.


Selamat berkarya!


Minbi

(by the way, maafkan karena ed letter Juni-Juli baru rilis sekarang :")) 

 

RELATED TOPIC

LATEST POST

 

Musa dan Yohanes merupakan penulis kitab pertama dan terakhir dalam Alkitab. Maka akan sangat menari...
by Jeffry Immanuel | 24 May 2024

Ethan Winters dan Mia baru saja memulai hidup barunya yang tentram dan damai bersama Rosemary, bayi...
by Olyvia Hulda | 23 May 2024

Respons terhadap Progresive ChristianityIstilah progresive Christianity terdengar belakangan ini. Ha...
by Immanuel Elson | 19 May 2024

Want to Submit an Article

Untuk menjadi bagian dari gerakan generasi
muda Kristen Indonesia. Kirimkan karyamu ke:

[email protected]

READ OTHER