Doaku, Harapanku

Art, The Works, 09 June 2022

Photo by Nick Fewings on Unsplash

 

Ya Bapa, aku datang ke hadapan-Mu tanpa jemu-jemu.

Engkau tahu segala pergumulanku.

Seluruh keluh kesahku kucurahkan kepada-Mu.

Walaupun kondisi fisikku terbatas, tetapi Engkau tidak terbatas.

Kekuasaan-Mu melampaui apapun.

Ketika batinku berteriak, sepucuk doa kunaikkan dan secercah harapan kupanjatkan.

Ketika aku terbaring lemah karena penyakit yang menggerogoti tubuhku, aku tetap bersandar kepada-Mu.

Dalam nama Tuhan Yesus, aku percaya Engkau menyembuhkanku suatu hari nanti.

Amin.

LATEST POST

 

Artikel ini merujuk pada Roma 3:9-12.Akhir-akhir ini, perselingkuhan seolah-olah menjadi “tren...
by Sandra Priskila | 28 Nov 2022

“MANTRAAAA.... AJI!!”Masih ingat dengan tokusatsu fenomenal era 90-an ini? Sebuah tayang...
by Alviedo Yuda | 28 Nov 2022

... namun, apakah dosa hanya sekadar perbuatan jahat saja? bagaimana proses manusia bisa jatuh dalam...
by Samuel Semeion | 25 Nov 2022

Want to Submit an Article

Untuk menjadi bagian dari gerakan generasi
muda Kristen Indonesia. Kirimkan karyamu ke:

[email protected]

READ OTHER