EASTER EGG!!! Ada Selipan Firman Tuhan dari Film Spider-Man: No Way Home

Best Regards, Live Through This, 20 January 2022
Karena begitu besar kasih ALLAH akan dunia ini sehingga IA mengaruniakan Anak-NYA yang tunggal supaya setiap orang yang percaya kepada-NYA tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal - Yohanes 3:16

Siapa yang belum nonton Spider-Man: No Way Home? Kebetulan tepat 2 hari setelah Natal lalu, aku nonton bersama dengan teman-teman. Sebelum membaca lebih lanjut, aku mau kasih SPOILER ALERT buat teman-teman yang akan baca tulisan ini ya. Buat teman-teman yang belum nonton, silahkan menonton dulu di bioskop atau di platform streaming lainnya.



Film bermula ketika Peter Parker (Tom Holland) dituduh menjadi public enemy  #1 di kota asalnya. Tuduhan ini tidak hanya berdampak buruk terhadap dirinya sendiri, melainkan teman-temannya (Ned dan MJ)  juga mengalami dampak buruk. Sebagai anak muda yang bersemangat dan penuh ide-ide cemerlang (kayak kita hihihi), muncul ide Peter Parker untuk minta tolong kepada Doctor Strange mengubah realitas dengan mantra terlarang. Hal ini dilakukan supaya semua orang hilang ingatan bahwa Peter Parker adalah Spider-Man. Namun ide ini tidak berjalan mulus karena Peter mengubah mantra hingga 6 kali dan mengakibatkan terjadinya kekacauan pada multiverse.

Kekacauan pada multiverse mengakibatkan datangnya villains ke dunia Pete, seperti Green Goblin, Doctor Octopus, Lizard, Sandman, dan Electro. Mereka adalah musuh Spider-Man yang diperankan oleh Tobey Maguire dan Andrew Garfield yang sudah mati pada cerita masing-masing sekuelnya. Sebagai tanggung jawabnya menjaga keamanan multiverse, Doctor Strange memaksa untuk mengembalikan villains ini ke dunia asalnya. Dengan kata lain, villains ini akan tetap mati sesuai dengan takdir mereka di masing-masing sekuel

Cerita semakin menarik ketika terjadi perbedaan pendapat antara Peter Parker dan Doctor Strange. Pete berniat menyembuhkan villains ini, mengembalikan mereka menjadi manusia normal, dan mengembalikan mereka ke dunianya hidup. "Setiap orang berhak mendapatkan kesempatan kedua" adalah alasan Peter mau "memulihkan" the villains ini.

Perjuangan Pete tidak gampang karena dia harus berhadapan dengan Doctor Strange dan para villains yang sempat memberontak. Di dalam perjuangannya pun, Peter harus kehilangan Aunt May yang gugur saat mendukung upayanya menyembuhkan the villains. Tetapi Peter tidak sendirian. Ia dibantu juga oleh dua Peter Parker dari dimensi lain yang diperankan oleh Tobey Maguire dan Andrew Garfield. Dengan kerjasama yang baik, mereka mampu "memulihkan" the villains ini menjadi manusia normal, dan mengembalikan mereka hidup-hidup ke dimensi asalnya. 



Cerita ini sama dengan cerita perjuangan Tuhan dalam menebus dosa-dosa kita. Karena dosa, kita ditakdirkan untuk mati dan mengalami maut seperti the viilains tersebut (Roma 3:23, 6:23). Namun, kita memiliki superhero yang mau memberikan kesempatan kedua kepada kita, yaitu ALLAH Tritunggal. ALLAH tidak ingin membiarkan kita mati karena dosa, melainkan IA memberikan kita kehidupan kekal. Walaupun di dalam rencana-NYA tersebut, IA harus mengorbankan Anak-NYA, Yesus yang harus mati menggantikan kita (mirip dengan Peter Parker yang kehilangan Aunt May di dalam perjuangannya).


Sadar atau tidak, kita seringkali menjadi manusia yang bebal. Kita lebih nyaman hidup di dalam keberdosaan (sama seperti the villains yang menolak disembuhkan karena akan kehilangan kekuatannya). Tetapi ALLAH tidak pernah menyerah dan kasih karunia-NYA selalu ada buat kita.  Seperti ketiga Spider-Man yang ingin memulihkan the villains, ALLAH Tritunggal juga memiliki misi yang sama: memulihkan manusia berdosa dari dosa dan menyelamatkan mereka dari kematian kekal. 

Ngapain, sih, ALLAH repot-repot berkorban buat kita? Well, karena ALLAH sayang banget sama kita, dan IA tahu bahwa manusia tidak bisa menyembuhkan dirinya sendiri (sama seperti kekacauan yang terjadi saat Green Goblin berusaha menyembuhkan dirinya dan teman-temannya). Manusia butuh kasih karunia ALLAH untuk sembuh dari dosa. Jadi, apakah kita mau menerima kasih karunia-Nya, memberi diri disembuhkan dari dosa, dan dibebaskan dari hukuman maut, atau kita memilih tetap hidup dalam dosa seperti the villains dan berakhir pada kematian kekal? 



Dan sebagai manusia yang telah "disembuhkan dari dosa" (baca: diselamatkan), tanggung jawab kita adalah untuk membimbing orang lain kepada ALLAH agar mereka juga bisa merasakan kasih karunia dan terbebas dari dosa. Sama seperti Doctor Octopus yang telah disembuhkan dan membantu menyembuhkan the villains lainnya, maukah kita sebagai murid Yesus membantu orang lain terbebas dari belenggu dosa dengan memberitakan kasih karunia dan pengampunan dari ALLAH kepada dunia yang berdosa ini?

LATEST POST

 

Mazmur 42:2-3“Seperti rusa yang merindukan sungai yang berair, demikianlah jiwaku merindukan E...
by Valentine Ibrahim | 23 May 2022

Sebuah kalimat yang melekat, buat saya, terhadap pendeta Budi Santoso Marsudi, adalah ketika Jumat A...
by Victor Hasiholan | 23 May 2022

Fenomena anak indigo tentu sudah tidak asing lagi bagi kita. Apalagi akhir-akhir ini, banyak content...
by Monica Petra | 23 May 2022

Want to Submit an Article

Untuk menjadi bagian dari gerakan generasi
muda Kristen Indonesia. Kirimkan karyamu ke:

[email protected]

READ OTHER