Nirankara

Art, The Works, 09 December 2021
Menuliskanmu bagai tak berujung dalam aksaraku bak Nirankara yang kekal dan abadi.

Saat hati telah terketuk,
Semua nadi telah tertunduk.
Hangatnya terasa di dada,
Bersyukur untuk sebuah cinta.
Saat menghindarpun tiada lagi guna,
sebab pesan langit telah menyapa.
Berbisik mesra tepat di telinga ,
Bahwa Dia tengah menunggu di bawah langit yang sama.
Biarlah Nirankara berbicara, karena
aku tak pandai berbicara di hadapanmu.
Menuliskanmu bagai tak berujung dalam aksaraku bak Nirankara yang kekal dan abadi.

LATEST POST

 

Waktu itu, aku liat tiktok. Trus, ada satu video dialog filsafat dimana ada orang bule bicara tentan...
by Yessi Nadia Giatma Saragih | 11 Jan 2022

 Suatu ketika aku meminta mami untuk dibuatkan kue bolu pandan. Yah, aku suka sekali makan kue...
by Nuel Lubis | 11 Jan 2022

Hanya Dialah yang tahu ‘kan segala rahasia,tiada ‘ku takut ‘kan kuasa gelap.Masa y...
by Sandra Priskila | 02 Jan 2022

TAGS

 

#puisiignite

Want to Submit an Article

Untuk menjadi bagian dari gerakan generasi
muda Kristen Indonesia. Kirimkan karyamu ke:

[email protected]

READ OTHER