Dia Hanya Sejauh Doa

Best Regards, Live Through This, 17 May 2020
Jangan pernah takut dalam menghadapi pandemi ini karna sesungguhnya kita punya seorang sahabat yang bisa selalu membantu kita kapanpun kita butuh.

Bila kau rasa gelisah di hatimu,

Siapa yang tidak resah dengan situasi dunia saat ini? Maraknya penyebaran virus Corona tentunya membuat kita gelisah, terutama bagi sebagian anak kost yang jauh dari orang tua.

Bersyukur kita mempunyai Tuhan yang amat dahsyat menolong kita. Kuatkan dan teguhkanlah hatimu. Janganlah kecut dan tawar hati di saat situasi sulit dan sukar sekalipun. 


Bila kelam kabut tak menentu hidupmu.

Pada masa-masa ini semua seolah diselimuti rasa khawatir. Apakah lingkunganku aman? Apakah orang yang ditemui dinyatakan terinfeksi? Ataukah saya seorang carrier?

Selama kita hidup, selalu ada masalah. Tetapi jika kita melayani Tuhan dengan penuh ikhlas, maka Tuhan yang memecahkan masalahmu. Ingat nama Yesus lebih kuat dari apapun.


Ingat masih ada s'orang P'nolong bagimu,

Sebagai seorang Kristen, tentunya kita tidak boleh lupa bahwa kita tidak pernah sendiri. Tuhan telah memberikan seorang yang selalu ada.  Tapi di mana Ia saat pandemi ini?

Tuhan telah memberi kita dua tangan, satu untuk menerima dan yang lainnya untuk memberi. Kita ada di golongan mana? 


Yesus tak pernah jauh darimu.

Tuhan menyediakan seorang penolong, yaitu Yesus. Ia adalah Sahabat bagi setiap orang, Ia yang selalu setia, siap dan sedia untuk memberikan penghiburan dan sukacita atas semua keluh-kesah masalah kita.

Segala perkara dapat kutanggung di dalam Dia yang memberi kekuatan kepadaku. (Filipi 4:13)


Bila cobaan menggodai hatimu,

Banyak hal yang terpengaruh oleh pandemi ini, mungkin juga banyak orang tua dari teman-teman yang terancam diberhentikan dari pekerjaan.

Burung di angkasa, ikan di laut, cacing di tanah mereka tidak mempunyai apa-apa. Tapi sampai sekarang mereka masih bisa hidup bukan? Apa kabar dengan kita manusia ciptaan Tuhan yang istimewa. Percaya akan Firman-Nya! Tangan Tuhan tidak pernah berhenti bekerja dalam hidup kita!


Bila sengsara menimpa keadaanmu.

Keadaan ini memang merupakan masa masa berat bagi semua orang tanpa terkecuali. Lalu bagaimana sikap kita sebaiknya? Tetap tinggal di rumah. Bekerja dari rumah, belajar dari rumah, dan beribadah dari rumah.

Gereja itu bangunan, sedangkan gereja yang sesungguhnya adalah kita umat pilihan Tuhan :) walaupun ibadah kita masih di rumah, tetap semangat Melayani Tuhan! Ingat melayani Tuhan salah satu wujud kita menyenangkan Tuhan.


Ingat Yesus takkan pernah jauh darimu,

Terkadang keluhan sebagian anak kost adalah jenuh sendiri di kosttidak ada teman, tidak ada yang dapat diajak untuk bercerita. Tapi apakah kita sadar bahwa selalu ada sahabat yang selalu ada untuk kita saat kita membutuhkan? Yang tidak pernah mengabaikan setiap cerita kita? Ya, Yesus.

Kita tidak perlu berteriak melintasi ruang untuk menemukan Tuhan. Dia lebih dekat dari jiwa kita sendiri, lebih dekat dari pikiran kita yang paling rahasia.


Dia s'lalu pedulikan kamu.

Segala keluh kesah kita tidak ada yang pernah terlewat dari telinga-Nya dan segala masalah kita tidak ada yang tidak dapat diselesaikan-Nya. 

Lakukan semua yang kamu bisa. Dengan segala cara yang kamu bisa. Di semua tempat yang kamu bisa. Setiap saat kamu bisa. Untuk semua orang yang kamu bisa. Selama kamu bisa.


Berseru memanggil Nama-Nya,

Setiap jeritan dan teriakan hati kita hendaknya kita sampaikan kepada Yesus dengan selalu menyebut nama-Nya di dalam doa kita.

Tanpa Tuhan, kehidupan tidak memiliki tujuan. Tanpa tujuan, hidup tidak memiliki makna. Tanpa makna, kehidupan tidak memiliki harapan.


Berdoa Dia kan seg'ra menghampiri dirimu.

Dalam setiap masalah kita, hendaklah kita menceritakannya kepada Yesus. Sosok sahabat yang always on dan always ready 24x7 untuk kita.

Pakailah firman Tuhan ketika logika dan perasaan tak mampu membuat keputusan. Firman-Mu itu pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku. (Mazmur 119:105)


Percaya Dia tak jauh darimu,

Yesus selalu ada di manapun kita membutuhkannya, tanpa batasan tempat, waktu, dan keadaan. Di mana kita membutuhkannya, ia selalu ada. Kapanpun dan dalam keadaan apapun, termasuk di saat pandemik ini.

Sebelum tidur, aku menghitung semua berkat yang aku terima hari ini dan bukannya masalah. Aku ingin memastikan tidur dengan nyenyak dan penuh rasa syukur.


Dia hanya sejauh doa.

Satu hal yang terkadang lupa kita sadari, bahwa kita selalu dapat menghubunginya tanpa perlu kuota paket, tanpa perlu beli pulsa, bahkan tanpa biaya. Kita dapat bertemu, berbicara, dan menceritakan keluh kesah kita tanpa limit melalui doa.

Jangan pernah takut dalam menghadapi pandemi ini karna sesungguhnya kita punya seorang sahabat yang bisa selalu membantu kita kapanpun kita butuh.


In collaboration with : Intan Indriani HarefaAgustina Endarwanti

LATEST POST

 

Kalimat itu terus terbesit dalam benak saya malam  itu di dalam kesendirian saya di kamar kos s...
by Richard Lecourtbushe Bogar | 15 May 2021

Tidak ada seseorang yang sempurna untuk dicintai.Kamu akan menemukan orang-orang yang tidak sempurna...
by Monica Petra | 15 May 2021

Tujuh tahun yang lalu, ketika salah seorang sahabat terdekat saya meninggal dunia karena pesawat yan...
by Primaridiana Pradiptasari | 15 May 2021

Want to Submit an Article

Untuk menjadi bagian dari gerakan generasi
muda Kristen Indonesia. Kirimkan karyamu ke:

[email protected]

READ OTHER