IGNITE CONFERENCE 2020: COMPASSION

All About GKI, Spotlight, 11 March 2020
Adalah bagus jika Tuhan meletakkan 'kegelisahan-kegelisahan' dalam hati kita. Tapi, setelah itu apa? Lakukan sesuatu, lakukan perubahan sama-sama. Selamat gelisah, selamat mengambil aksi, dan Immanuel!

COMPASSION diterjemahkan di Alkitab setidaknya dengan 5-6 kata, yaitu "Tergeraklah hati Yesus kepada belas kasihan".


Kita sering mengenal istilah simpati dan empati, sebagai contoh:

Simpati: "Aduh kasihan ya."

Empati: "Aku paham, pasti rasanya sakit banget."

Sebenarnya 1 langkah lebih dalam daripada itu adalah compassion - dengan peristiwa yang sama, ia akan merasakan sakitnya, mengambil waktu sejenak, dan mengambil solusi atau setidaknya melakukan sesuatu (bukan hanya sekadar perasaan).


Rangkaian acara IGNITE CONFERENCE 2020 diawali dari pujian Komisi Tuna Rungu GKI Pasir Koja dan kesaksian Shierly Lin (seorang tuna netra sebelah) yang menunjukkan betapa mereka keluar dari keterbatasan mereka untuk terus bangkit dan melayani Tuhan.

Pembicara lainnya, Claudya Tio Elleossa, Rachel Elizabeth Hosanna, Lily Elserisa, Immanuel Wanda Nugraha,  dan Josua Satria Collins ber-compassion terhadap Indonesia dari berbagai aspek.

Claudya mengajak kita tetap memiliki nasionalisme, sekalipun ia mengenakan status double minority: Tionghoa dan Kristen, yang pernah mengalami diskriminasi secara nyata. "Orang baik jangan kalah berisik" adalah quote terbaiknya.

Rachel membukakan fakta mengenai ketimpangan ekonomi, yang kaya semakin kaya, yang miskin semakin miskin. Hal ini menimbulkan kegelisahan bagi setiap kita untuk turut serta dalam sisi ekonomi. Ia menutupnya dengan 3 poin, "Kebijakan lahir dari dengar-dengaran akan kebutuhan rakyat yang paling lemah, kebijakan keliru timbul bukan hanya dari apa yang diperbuat, tetapi juga dari apa yang tidak diperbuat si pembuatnya, dan kebijakan yang terbaik tidak dapat dilakukan oleh manusia yang gagal, harus melibatkan Allah sebagai Pembuat Kebijakan Terbaik."

Lily begitu peduli dan mengajak kita juga peduli dengan lingkungan, sesederhana dari membuang sampah pada tempatnya, atau turut menyortir sampah supaya memudahkan proses daur ulang. Ia mengutip Markus 16:15: 

"Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala makhluk."


Immanuel dengan latar belakang statistik, mengungkapkan bahwa Indonesia butuh anak muda, karena kelak generasi kita yang akan menjadi generasi bonus demografi. Ia menjelaskan 10 alasan Indonesia butuh anak muda, salah duanya adalah memiliki selera dan mampu menguasai teknologi. Artinya, terlalu banyak hal yang bisa kita lakukan dengan teknologi, dan Tuhan percayakan itu kepada kita.


Terakhir, Josua menyaksikan kisahnya ketika dahulu masih menyandang status sebagai mahasiswa Fakultas Hukum, namun tetap bersuara dengan berani menggugat UU MD3 ke MK. Meski paling tak berpengalaman, Josua dan temannya menunjukkan bahwa mereka punya kedudukan yang sama di mata hukum, dan tidak perlu takut untuk menyatakan suara kita.

Semua pembicara mengarah kepada speak up and action. Adalah bagus jika Tuhan meletakkan 'kegelisahan-kegelisahan' dalam hati kita. Tapi, setelah itu apa? Lakukan sesuatu, lakukan perubahan sama-sama.


Ingat juga bahwa sebelum compassion, akan ada companion.

Artinya, Tuhan sendiri yang akan terus-menerus selalu menemani dan menyertai.


Jadi, apa yang menjadi kegelisahan dalam hatimu?


"Selamat gelisah, selamat mengambil aksi, dan Immanuel!"

- Wrap up by Pdt. Winner Pananjaya (GKI Kelapa Cengkir), Pdt. Lydia Laurina Lissana Pristy (GKI Diponegoro), Pdt. David Roestandi (GKI Kota Wisata).


Thank you, @ignite.gki
7 Maret 2020

LATEST POST

 

            Beberapa waktu lalu, saya dan keluarga di Malang mend...
by Yawan Yafet Wirawan | 20 Oct 2020

"Aku yakin kamu pasti senang kalau orang lain menganggap kamu ‘incredible’!"(...
by Timothy Aditya Sutantyo | 20 Oct 2020

Mungkin aku hanyalah seorang mahasiswa biasa dan masih jauh sekali untuk membicarakan pernikahan. Te...
by Yeheskiel Dewabrata | 19 Oct 2020

Want to Submit an Article

Untuk menjadi bagian dari gerakan generasi
muda Kristen Indonesia. Kirimkan karyamu ke:

[email protected]

READ OTHER