G-Maps: Mencari Tujuan Hidup

Best Regards, Live Through This, 30 July 2019
God's route is the best route

Di zaman yang sudah serba canggih ini, banyak dari kita yang juga menjadi pengguna setia aplikasi maps atau peta. Kita tidak perlu lagi takut tidak tahu jalan ketika di tempat yang baru, bisa melihat rute mana yang lebih cepat dan lebih baik, dan akhirnya tiba di tempat tujuan yang diinginkan dengan tepat. 


Sadarkah teman-teman bahwa kita juga punya peta untuk kehidupan kita?

Seringkali kita berada di persimpangan, di mana kita harus memilih antara dua jalan yang akan menentukan hidup kita selanjutnya. Entah itu keputusan memilih tempat kuliah, jurusan kuliah, tempat kerja, pasangan hidup, dan lain sebagainya. Di saat seperti itu kita sering pusing dan merasa tersesat. Saya pun demikian. Dan teman saya mengingatkan saya bahwa ada G-Map (God's map) !

Photo by Julentto Photography on Unsplash 

Seringkali yang kita gunakan sebagai petunjuk jalan adalah pemikiran dan perbandingan yang kita buat sendiri, terhadap standar ideal menurut kita. Contohnya, memilih tempat kerja berdasarkan mana yang lebih baik untuk finansial kita atau memilih jurusan kuliah mana yang akan memudahkan kita mendapatkan pekerjaan yang baik nantinya. Namun kadang, jalan Tuhan itu tidak selalu yang terlihat lebih menjanjikan. 


Ingat lagu sekolah minggu "Di Dalam Dunia Ada Dua Jalan"?

Di dalam dunia ada dua jalan

Lebar dan sempit, mana kau pilih

Yang lebar api, jiwamu mati

Tapi yang sempit Tuhan berkati

Photo by Robert Anasch on Unsplash 

Tidak selalu yang terlihat lebih baik dan menjanjikan adalah yang sebenarnya terbaik untuk kita. Dan di atas langit pun akan selalu ada langit. Kalau kita mengejar kekayaan, kekuasaan, dan hal-hal yang seperti itu, kita pun tidak akan pernah puas dan merasa cukup. 

Semua hal di atas ini, secara teori, saya sudah tahu. Namun saat sedang dalam persimpangan, saya suka lupa. Saya bersyukur ada teman saya yang mengingatkan dan menegur saya untuk kembali ingat bahwa rencana Tuhan lebih besar dan lebih baik, saya harus percaya. Kira-kira, seperti ini yang dia sampaikan dan saya refleksikan: 

Photo by Andraz Lazic on Unsplash 

Saat kita sedang bingung, saat kita sedang merasa tersesat, ingatlah bahwa ada G-Map. Pekalah terhadap suara Tuhan. Jangan biarkan keinginan kita berbicara terlalu keras. Percayalah pada apa yang diarahkan oleh G-Map, meskipun seperti memiliki rute yang tidak terlihat ideal, tetapi percayalah bahwa yang dari Tuhan adalah yang terbaik. Dan bersyukurlah!

Syukuri apa yang setiap kita miliki, karena itu adalah yang terbaik. Tuhan yang akan selalu mencukupkan apa yang kita butuhkan. Mungkin kita kadang tidak sadar apa yang sebenarnya terbaik dan apa yang sebenarnya kita butuhkan. Dan Tuhanlah yang sudah tahu dan lebih tahu. Sekarang mungkin tidak terlihat indah, tapi hasil akhir dari lukisan yang sedang Tuhan kerjakan di hidup kita pasti akan menjadi indah dan baik. 

Photo by Fallon Michael on Unsplash 

“For my thoughts are not your thoughts, neither are your ways my ways,”declares the Lord. “As the heavens are higher than the earth, so are my ways higher than your ways and my thoughts than your thoughts." - Isaiah 55:8-9

LATEST POST

 

Hidup ini seperti merangkai puzzle, karena kita akan merangkai kepingan demi kepingannya agar menja...
by Yessica Anggi | 05 Dec 2021

Hallo, gengs! Hmm, filsafat... Filsafat mungkin terdengar menarik sekaligus “mengerikan”...
by Rain Bow Hutabarat | 05 Dec 2021

Bayangkan sebuah dunia di mana kita tak dapat melihat.Sebuah dunia di mana kebutaan merupakan suatu...
by Primaridiana Pradiptasari | 28 Nov 2021

Want to Submit an Article

Untuk menjadi bagian dari gerakan generasi
muda Kristen Indonesia. Kirimkan karyamu ke:

[email protected]

READ OTHER