Faith Defense System

, What's Next, 03 October 2022
Mungkin ga, sih, pertahanan diri itu juga bisa hadir dan muncul ketika kita sedang bergumul dengan iman kita?

Sadarkah kita kalau di dalam menjalani kehidupan ini, kadang-kadang kita juga bisa menggunakan defense macam lagi main Mobile Legend yang ada pertahanan diri dari lawannya (insert the sfx). Tapi, tapi... kalo diri kita ini, lawannya apa, sih?


Di dalam psikologi, defense mechanism adalah respon ga sadar kita yang dilakukan untuk melindungi diri kita dari cemas. Nah, dari banyak banget bentuk munculnya respons itu muncul dari kita perilaku-perilaku manusia. Mimin kasi contoh, ya. Misalnya, nih, kita lagi dihadapkan masalah yang bikin kita stres di kantor dan penat banget sama masalah di kantor. Apalagi kita juga dikecewakan pasangan kita yang ga mau ngertiin kita bikin perasaan kita jadi ga nyaman. Kemudian malamnya kita harus bertemu dengan orang tua yang akhirnya bikin kita harus tetap tersenyum, menyenangkan, dan hangat di depan orang tua. Padahal di dalam hati sedih, marah, kecewa rasanya pengen meluap aja air mata. Hal yang mungkin biasa kita lakukan ini adalah salah satu bentuk dari defense mechanism yaitu represi (repress). Kita sedang menekan emosi-emosi kita, tetapi kalau tidak segera diatasi, ada bom waktu yang akan meledak ketika ada pemicunya meskipun hanya dari hal-hal yang "sepele". Sebenarnya ada banyak, sih, bentuk-bentuk dari pertahanan diri kita saat kita dilanda perasaan tidak nyaman, kecemasan, ketakutan, dan lainnya. Defence Mechanism ini ga buruk kok, selama kita bisa melakukannya dengan baik dan bisa menyalurkan perasaan dan emosi ga nyaman itu ke hal yang tidak merugikan. 

Selain defence secara psikologis ini ada di dalam pertahanan diri kita ketika sedang merasakan perasaan tidak nyaman, mungkin ga, sih, pertahanan diri itu juga hadir dan muncul ketika kita sedang bergumul dengan iman kita? Saat kita sedang mempertanyakan banyak hal yang ga menyenangkan dalam hidup ini kepada Tuhan, ada ga ya sistem pertahanan yang menolong kita untuk bisa lebih menyakini akan iman dan kasih Tuhan? 


Photo by Pawel Czerwinski on Unsplash 


Disadari atau tidak, kita sering, nih, mempertanyakan diri kita akan banyak hal yang tidak berjalan seperti yang kita harapkan kepada Tuhan dan menjadi ga yakin, bahkan malah menggoyahkan iman kita dan lebih banyak menyalahkan Tuhan atau diri kita sendiri. Atau bagaimana selama ini teman-teman menjalani defense mechanism dalam berkeyakinan dalam iman kalian? Apa, sih, yang kalian lakukan dan bagaimana, sih, kejadian yang bikin hal itu muncul? Bagaimana hadirnya Tuhan bisa menjadi kekuatan dan encouragement keyakinan kita sih? 

Ga cuma secara psikis, iman kita pun terkadang juga memunculkan yang namanya faith defense mechanismMisalnya ketika ada hal buruk yang terjadi. Di satu sisi, kita mungkin akan beranggapan bahwa Tuhan tetaplah Pribadi yang baik dan sanggup melakukan mujizat-Nya untuk memulihkan kita. Namun di sisi lain, kita juga sedang memendam kemarahan terhadap Tuhan yang seolah-olah bersikap tidak adil pada kita. Mungkin juga kita pernah melakukan kesalahan fatal karena hal-hal yang sebelumnya kita anggap baik untuk dipilih, tetapi kita justru melimpahkan kesalahan itu pada Tuhan. Kalau di dalam psikologi, istilah dari defense kedua ini adalah proyeksi: kita memproyeksikan kesalahan kita kepada Tuhan. 

Ya, seperti cara main di game online atau saat perang kita dalam kehidupan sehari-hari pun juga melakukan pertahanan diri. Tak luput juga iman keyakinan kita, nih, bagaimana kita bisa mempertahankan dan menjaga iman dan bagaimana kita bisa menjaga iman kita ketika hidup selalu gak baik-baik saja. Apakah Ignite People juga mengalaminya?

Silakan Ignite People mengirimkan karya-karyanya melalui website (ignitegki.com) maupun ke ([email protected] -  khusus untuk sobat Anonim). Kami tunggu partisipasi Ignite People, ya! Mari bertarung melawan dunia yang kadang-kadang ga selalu baik-baik saja ini! Mari bertahan dengan defense mechanism yang bijak dan berhikmat. Yuk, sama-sama bercerita dengan sudut pandang sebagai orang yang mau berbagi cerita dan sudut pandang menariknya di sini. 


Selamat berkarya!


 

RELATED TOPIC

LATEST POST

 

Artikel ini merujuk pada Roma 3:9-12.Akhir-akhir ini, perselingkuhan seolah-olah menjadi “tren...
by Sandra Priskila | 28 Nov 2022

“MANTRAAAA.... AJI!!”Masih ingat dengan tokusatsu fenomenal era 90-an ini? Sebuah tayang...
by Alviedo Yuda | 28 Nov 2022

... namun, apakah dosa hanya sekadar perbuatan jahat saja? bagaimana proses manusia bisa jatuh dalam...
by Samuel Semeion | 25 Nov 2022

Want to Submit an Article

Untuk menjadi bagian dari gerakan generasi
muda Kristen Indonesia. Kirimkan karyamu ke:

[email protected]

READ OTHER