Bahan Bakar untuk Terus Mencintai Sang Pemilik Cinta

Best Regards, Live Through This, 12 February 2020
Sudahkah kamu menemukan bahan bakarmu untuk terus mencintai Sang Pemilik Cinta?

Akhir-akhir ini, saya sedang suka main game bercocok tanam. Asyik sekali rasanya seperti punya pertanian sendiri; Mulai dari menanam benih, membuat taman, memberi makan sapi, kambing, ayam, membuat pesanan-pesanan, dan mendapatkan uang serta naik level. Seru deh! 

Yang menarik, di bulan Februari alias bulan penuh cinta ini, game yang kumainkan punya satu event yang tentu saja bertema Valentine : Love Express. Untuk memainkan event ini, para petani diwajibkan membeli Lover's Fuel senilai 100 koin, lalu menunggu selama kurang lebih 1 jam untuk mendapatkan reward point yang lumayan besar dari event Love Express tersebut, dan tentu saja untuk mendapatkan hadiah utama, para petani harus menyelesaikan beberapa stage permainan di event Love Express tersebut, yang berarti, harus membeli beberapa kali Lover's Fuel seharga 100 koin itu. Kalo dihitung, banyak! Bisa habis lebih dari 2000 sampai 4000 koin untuk memenangkan hadiah utama dari event tersebut.

Saya pun jadi berefleksi pada diri sendiri. Seberapa besar sih sebenarnya cinta kita perlu dibayar? Seberapa banyak Lover's Fuel yang kita perlukan untuk terus hidup saling mencintai? 



Saya pikir jawabannya adalah banyak sekali. Lebih dari 4000 koin mainan. Atau lebih ekstrim lagi, gak terbatas. Walaupun cinta bisa tidak terbatas, tapi betul juga bahwa mencintai butuh bahan bakar. Butuh asupan untuk tetap terus mencintai. Bukan hanya dengan keluarga, pasangan, tapi juga dengan teman, kerabat, dan tentunya dengan Tuhan, Sang Pemilik Cinta. 

Kalau dengan pasangan, kita biasa memberi hadiah, memberi sapaan hangat saat pagi dan malam, memberi pelukan, berlibur atau mengerjakan pekerjaan/tugas bersama, ngobrol, makan bersama, dan masih banyak lagi yang dapat dilakukan untuk terus mengisi bahan bakar cinta kita pada pasangan. Khususnya di hari Valentine ini, kebanyakan orang akan memberi coklat, bukan sekedar coklat biasa, coklat besar dan tentu saja bunga dan hadiah untuk pasangan. Wah, pasti habis Valentine-an bahan bakar cinta bakalan terisi penuh. Full tank. Bagaimana dengan bahan bakar cinta kita untuk Sang Pemilik Cinta? 



Kadang-kadang, kita sibuk memikirkan bahan bakar cinta kita untuk keluarga, pasangan, teman-teman. Tapi kita lupa, bahwa kita juga punya satu pribadi lagi yang perlu terus dan jangan pernah habis kita cintai selain keluarga dan pasangan kita, yaitu Tuhan, Sang Pemilik Cinta. Kadang-kadang, kita lupa mengisi lagi bahan bakar cinta kita untuk-Nya. Kita mungkin berpikir, "ah, Tuhan kan cintanya unlimited, pasti cinta aku terus." Namun kita lupa, bahwa mencintai itu butuh intim. Tuhan juga perlu intimacy dengan kita, yang mana pasti perlu bahan bakar. Apa saja bahan bakar itu? Mungkin salah satu jawaban standarnya adalah: Berdoa.

Saya rasa, setiap orang bisa punya bahan bakar yang berbeda dalam membangun cinta dan keintiman dengan Tuhan. Setiap pribadi pasti punya caranya masing-masing untuk terus mengisi bahan bakar dan merasa intim dengan Sang Pemilik Cinta. 

Sudahkah kamu menemukan bahan bakarmu untuk terus mencintai Sang Pemilik Cinta? 

Selamat merayakan hari kasih sayang.

Selamat menjalani hidup yang penuh dengan cinta.

LATEST POST

 

Kalimat itu terus terbesit dalam benak saya malam  itu di dalam kesendirian saya di kamar kos s...
by Richard Lecourtbushe Bogar | 15 May 2021

Tidak ada seseorang yang sempurna untuk dicintai.Kamu akan menemukan orang-orang yang tidak sempurna...
by Monica Petra | 15 May 2021

Tujuh tahun yang lalu, ketika salah seorang sahabat terdekat saya meninggal dunia karena pesawat yan...
by Primaridiana Pradiptasari | 15 May 2021

Want to Submit an Article

Untuk menjadi bagian dari gerakan generasi
muda Kristen Indonesia. Kirimkan karyamu ke:

[email protected]

READ OTHER