Sahabat Ayub

Best Regards, Live Through This, 22 April 2021
"Tidak semua masalah di karenakan dosa kita atau penghukuman Tuhan"

Gw rasa kita semua tahu kisah atau kitab Ayub.  Orang yang sangat saleh,  yang harus kehilangan segala2nya karena si Iblis,  sebelum akhirnya Tuhan pulihkan dua kali lipat.  Kita sering fokus biasanya di kisah pemulihan Ayub.  Tapi gw pengen kita fokus di kawan atau sahabat Ayub.

Hampir seluruh kitab Ayub berisi tentang nasihat sahabat-sahabat Ayub.  Dari empat orang yang datang,  tiga di antaranya justru menuduh dan menghakimi Ayub. Menganggap apa yang terjadi pada Ayub adalah karena Ayub bersalah kepada Tuhan. Mereka bukan netizen yang hobinya memang menghakimi siapapun juga,  mereka sahabat Ayub.  Bukan teman biasa,  bukan sekedar kenal,  tetapi sahabat.  Dalam banyak hal,  sahabat kadang jauh lbh dekat dibanding saudara. Bahkan ketika Ayub mencoba menjelaskan situasinya,  apa yang di rasakan oleh Ayub,  mereka kembali "menasihati"  Ayub untuk segera bertobat. Sebenarnya yang di sampaikan oleh para sahabat Ayub ini tidaklah salah.  Mereka memberikan nasihat yang baik,  memberikan pengharapan akan adanya pemulihan dari Tuhan.  Namun mereka menyampaikannya dengan sebuah sikap yang menghakimi,  mereka langsung berasumsi bahwa yang terjadi pada Ayub ini adalah hukuman dari Tuhan,  bahwa Ayub telah berbuat dosa. 

Kita semua tahu bahwa apa yang terjadi pada Ayub bukanlah karena kesalahan Ayub,  melainkan kerjaan si Iblis yang mencoba menjatuhkan/membuktikan bahwa Ayub ini saleh karena banyak berkat/terberkati. Untuk membuktikan teori si Iblis,  maka iblis menghantam Ayub dengan berbagai masalah.  So dari sisi Ayub,  he did no mistakes to be punished,  yet his friends believe and repeatedly bilang ke Ayub untuk bertobat,  minta ampun sama Tuhan karena sudah berdosa. 

Di bagian-bagian akhir kitab Ayub,  Allah sendiri murka terhadap tiga orang sahabat Ayub itu.  Ayub 42:7 (TB)  Setelah TUHAN mengucapkan firman itu kepada Ayub, maka firman TUHAN kepada Elifas, orang Téman: "Murka-Ku menyala terhadap engkau dan terhadap kedua sahabatmu, karena kamu tidak berkata benar tentang Aku seperti hamba-Ku Ayub."  Lebih jauh lagi Allah bahkan menyuruh mereka agar minta Ayub mendoakan mereka,  karena hanya doa Ayub saja yang akan di dengar Tuhan. 

Seringkali orang kristen menjadi seperti sahabat - sahabat Ayub.  Ada sesama yang susah,  langsung di tuduh berdosa, langsung di hakimi punya salah sama Tuhan, suruh bertobat,  suruh A,  B,  dan C.  Padahal yang namanya orang lagi susah itu mentalnya pasti down banget.  Di tambahin lagi penghakiman seperti itu,  apa ga tambah down? Tidak semua hal buruk yang terjadi pada seseorang disebabkan karena dia berdosa apalagi karena penghukuman Tuhan.  "Menasihati"  orang yang lagi down dengan berkata itu adalah hukuman atas dosanya,  apakah akan membuat dia dekat sama Tuhan atau semakin menjauh? Semakin bersemangat atau semakin ngedown?  

Tidak sedikit orang kristen yang kecewa dan mulai mundur.  Awalnya mungkin dari persekutuan,  lama-lama dari ibadah,  lantas akhirnya meninggalkan Tuhan karena ngerasa dah ga ada pegampunan.  Bayangin orang yang lagi down bukan di bantu di angkat,  malah tambah di banting pake F5, terus di hajar pake people's elbow,  selesai?  Nggak,  kali ini pake jurus MMA,  di rear naked choke sampai tap out. Selesai?  Belum.  Di tutup pake trash talk paling trash di saat lagi begini,  yaitu "mana iman loe?,  masa gitu aja nyerah? “.  Familiar? 

Yes,  mungkin karena dia berdosa, but it is not our rights to judge them. It's His.  Tapi kan gw hanya mengingatkan dia bahwa dia berdosa!  Yes,  kita perlu mengingatkan orang lain jika mereka berdosa,  but better sure you have proof that they've sinned.  Or better you're not a sinner yourself

Tidak semua masalah itu karena dosa.  Seringkali masalah datang agar kita makin dekat dengan Tuhan,  naik kelas,  tidak ada hubungannya sama penghukuman Tuhan.  So,  from now on,  jika kita menemukan sahabat kita,  saudara kita,  siapapun itu lagi dalam masalah,  pray for them,  berempatilah kepada mereka, dont judge them.  Hidup mereka udah berat,  jangan di perberat dengan penghakiman yang bersifat asumsi. 

LATEST POST

 

SAAT GEREJA “DILARANG” MENGURUSI POLITIKKetika menemukan berita Persekutuan Gereja-Gerej...
by Christan Reksa | 13 Jun 2021

            Di dalam buku nyanyian Kidung Jemaat pada nomor 26 terdapa...
by Christyana Elizabeth Huwae | 13 Jun 2021

Ada orang yang habiskan seumur hidupnyahanya untuk berbuat baik.Lalu khilaf satu kali dan berbuat ke...
by Primaridiana Pradiptasari | 13 Jun 2021

Want to Submit an Article

Untuk menjadi bagian dari gerakan generasi
muda Kristen Indonesia. Kirimkan karyamu ke:

[email protected]

READ OTHER