Korona "Yang Lain"

Best Regards, Live Through This, 24 November 2020
Satu lilin kita nyalakan: Hari Natal sudah dekat. Lilin ini tanda harapan; janji Tuhan akan genap! (Gita Bakti 127:1)

KORONA “yang lain”

Korona? COVID? Ini tentang COVID?? Ngeri ihh bahas Korona mulu, yang lain aja deh masak mau Adven gini masih tetep bahas Korona??? Eitss… Enggak kok, ini ga ada hubungannya sama pandemi yang tengah kita hadapi. Penulis juga agak risih bahas pandemi mulu. Keep calm guys….

"Korona" disini maksudnya lingkaran Adven lho…. Lingkaran Adven biasanya juga sering di sebut "Korona Advent". Sejak pandemi COVID-19 masuk ke Indonesia awal Maret lalu, kata Korona ataupun Corona membuat kita ngeri-ngeri sendiri. Tapi tulisan kali ini mau membahas Korona “yang lain”. 

Minggu Adven sudah semakin dekat nih guys, kalian udah ngapain aja nich? Beli baju baru, mulai pasang pohon Natal? Atau ada yang sudah pernah merangkai “Korona Advent”? Atau baru denger nih? Jadi sobat, dalam Minggu-Minggu Advent yang akan kita masuki, ada tradisi merangkai Korona Advent, ada juga yang menyebutnya sebagai Lingkaran Advent atau Advent Wreath.  Korona Advent ini bukan jadi hiasan aja, namun di dalamnnya kita dapat menemukan makna-makna yang mungkin ga pernah kita sangka-sangka. Apa aja sih? Let’s check it out.


Sumber: https://www.learnreligions.com/symbolic-colors-of-advent-700445

  1. Korona Advent sendiri berbentuk lingkaran, sob. Lingkaran ini merupakan lambang kasih Tuhan yang tak terputuskan, dan tidak akan berakhir. Kita tau sendiri bahwa kasih Allah itu sungguh luar biasa, meskipun kita sudah berkali-kali “jatuh”, kasih Allah tak pernah berakhir. Itulah yang mau diingatkan bagi kita, saking besarnya kasih Allah pada dunia Ia merelakan Anak-Nya bagi keselamatan dunia, yang kita peringati dalam hari Natal.
  2. Daun-daun yang digunakan dalam merangkai sebuah Korona Advent sendiri diambil dari daun-daun Evergreen yang tidak mudah gugur dan akan terus berwarna hijau seperti namanya, sob. Jadi melalui daun ini, iman dan pengharapan orang-orang percaya agar tidak mudah gugur dan terus hidup. Dalam pandemi COVID-19 yang sukar ini, kita semestinya senantiasa “menghijau”. Daun-daun Evergreen saat musim dingin di negara empat musim terus hijau meskipun iklim sedang ekstrem, meskipun daun yang lain sudah gugur lama. Di tengah masa sulit kita harus terus kuat dan berpengharapan dalam Tuhan.
  3. Tiap lilin-lilin yang ada memiliki makna tersendiri, lilin ungu memiliki makna “royalty” warna kerajaan. Pada Minggu Adven, ini kita tengah menantikan Raja Damai yang akan datang pada akhir zaman, juga pada peringatan advent ini, kita mau mengenang kembali kedatangan Raja itu yang pertama, yang datang dalam kerendahan. Lilin berwarna merah jambu yang kita hidupkan saat minggu ketiga melambangkan gegap gempita dan sukacita yang sulit dibendung saat menantikan kelahiran Yesus. 
    Ibarat sukacita seorang ibu yang sedang mengandung pada usia tujuh bulan, ia amat bergembira ketika waktu penantiannya akan segera berakhir namun sukacita itu belum penuh tergenapi karena anak itu belum lahir. Itulah mengapa lilin ini ada pada Minggu Ketiga, kita begitu bersukacita menantikan kelahiran-Nya, namun kita masih harus menanti sedikit lagi. Lilin yang ditengah merupakan lilin putih, putih melambangkan kesucian dan kebersihan, lilin ini juga disebut Lilin Kristus. Kelahiran Kristus merupakan peristiwa kudus, Ia tidak lahir atas hubungan laki-laki dan perempuan, namun Ia lahir oleh karena Roh Kudus, sekaligus Ia merupakan Allah itu sendiri yang tidak bercacat dan berdosa satupun.

Begitulah sobat, makna singkat korona Advent yang bukan sekedar menjadi hiasan, namun juga memiliki makna filosofis yang dalam. Selamat memasuki Minggu Advent! IMMANUEL!

LATEST POST

 

Beberapa tahun yang lalu, saya pernah menulis sebuah artikel mengenai pasangan hidup di IGNITE GKI,...
by Tabita Davinia Utomo | 26 Sep 2021

I can stop this right now because there are so many reasons why I shouldn’t do this.“Hei...
by Sandra Priskila | 26 Sep 2021

Pandhu (bukan nama sebenarnya) menangis di salah satu sudut kamarnya. Bantal putih besar itu dipeluk...
by Lay Lukas Christian | 26 Sep 2021

Want to Submit an Article

Untuk menjadi bagian dari gerakan generasi
muda Kristen Indonesia. Kirimkan karyamu ke:

[email protected]

READ OTHER