Melepaskan Belenggu Ketakutan Diri

ART, 18 Mei 2017
Janganlah kita takut akan kelemahan diri kita sendiri karena Tuhan yang akan memampukan kita dalam menaklukan setiap kelemahan.

Technique: Silhoutte Photography

Material: Camera, LCD projector and several layered clear curtains.

Kebebasan sejatinya telah ada pada awal penciptaan dunia. Hal ini terlihat ketika Bapa memberikan tugas kepada Adam dan Hawa untuk memelihara ciptaan-Nya yang lain di taman Eden. Apakah Ia memberikan setiap langkah secara rinci yang harus dilakukan kepada Adam dan Hawa? Saya meyakini mereka diberikan kebebasan melalui pekerjaanpekerjaan di taman Eden beserta dengan beban tanggung jawab di hadapan Bapa.

Kebebasan pada masa kini juga memberikan dampak yang besar seperti keleluasaan untuk mengembangkan diri setiap pribadi manusia, dibanding dengan penindasan yang mengekang. Namun, seringkali manusia merasa terkurung dengan ketakutan-ketakutan yang menghantui seperti kelemahan diri sendiri, prasangka dari dampak yang akan ia lakukan, dan masih banyak lagi ketakutan-ketakutan lain yang bisa menghantui pribadi tersebut. Apakah “ketakutan” tersebut secara tidak langsung sudah mengubah “Tuan” yang menjadi empunya hidup dalam pemikiran setiap manusia?

Διοτι αυτου ποιημα ειμεθα, κτισθεντες εν Χριστω Ιησου προς εργα καλα, τα οποια προητοιμασεν ο Θεος δια να περιπατησωμεν εν αυτοις
“For we are his workmanship, created in Christ Jesus unto good works, which God hath before ordained that we should walk in them” –Ephesians 2: 10 (KJV)

Biarlah ayat ini boleh mengingatkan bahwa kita adalah Mahakarya Tuhan dan Ia yang menjadi “empunya” atas hidup kita. Janganlah kita takut akan kelemahan diri kita sendiri karena Tuhan yang akan memampukan kita dalam menaklukan setiap kelemahan. Jangan jadikan aturan sebagai “tuhan” atas kita, karena aturan bisa dibuat untuk membelenggu sebagian umat manusia. Tuhan memberikan kebebasan kepada setiap umat manusia dalam hal-hal akan mereka perbuat, dengan kesadaran yang dimiliki umat manusia bahwa setiap hal yang mereka perbuat berlandaskan beban tanggung jawab kepada-Nya sehingga membawa buah-buah yang baik kepada sekita. Pada akhirnya setiap hal yang kita lakukan akan memperlihatkan kemuliaan Tuhan untuk dunia ini.

 

Want to Submit an Article

Untuk menjadi bagian dari gerakan generasi
muda Kristen Indonesia. Kirimkan karyamu ke:

contribute@ignitegki.com

 

STORE
BY:TWELVE

 

 

 

 

 

STAY UPDATE WITH IGNITE!
SUBSCRIBE